h1

Melirik Usaha MLM, Peroleh Keuntungan 20-30 Persen

Juni 4, 2008

Melirik Usaha MLM, Peroleh Keuntungan 20-30 Persen

Sabtu, 26 April 2008
Banyak cara dilakukan orang untuk mencari rezeki. Salah satunya dengan usaha berjualan. Akan tetapi sekarang ada pilihan berjualan dengan cara berbeda. Ada yang memperlihatkan contoh barang dengan majalah dan ada yang bertransaksi dengan media dunia maya, Internet. Cara ini sangat digandrungi, terutama kalangan wanita. Siang itu Padang Ekspres disodorkan sebuah majalah oleh seorang wanita berjilbab. Isi majalah itu diwarnai dengan berbagai gambar. Mulai dari gambar pakaian, aksesoris, perlengkapan tubuh lainnya. Selain itu, di sisi gambar majalah pun disertai dengan harganya. Mulai dari Rp20 ribuan hingga Rp100 ribuan.

Wanita itu bernama Indah (20), mahasiswi Jurusan Sejarah Universitas Andalas (Unand). Akan tetapi upaya Indah untuk menyodorkan majalah yang berisikan sejumlah produk itu terhenti sejenak, karena salah seorang temannya Pia (20), yang juga pelanggannya mendatangi Indah menanyakan keberadaan barang orderannya beberapa hari  lalu. Indah mengatakan barang itu diperkirakan datang sore harinya. Sehingga Pia harus bersabar menunggu beberapa jam. Usai negosiasi, Indah kembali mengusahakan menjual produk tersebut pada Padang Ekspres.

Dalam negosiasi itu, Indah menuturkan kelebihan produk-produknya itu. Bahkan sangat menarik dan pantas dikenakan. Namun harganya masih belum dapat dijangkau orang kalangan mahasiswa. Sehingga suasana negosiasi penjualan barang waktu itu berubah menjadi sebuah upaya curhatnya memilih usaha sale door to door. Menurut Indah, usaha itu dilakukannya untuk memenuhi biaya hidupnya—indekos selama belajar di kampus. Apalagi akhir-akhir ini biaya hidup Indah selama kuliah di Unand meningkat. Untuk menutupi itu, ia mengikuti jejak beberapa orang temannya di kos untuk mencari usaha kecil-kecilan.

Kendati pun hasilnya relatif memuaskan. Usaha ini telah digeluti Indah sejak enam bulan terakhir. Dari setiap hasil usaha itu ia mendapatkan keuntungan 20 hingga 30 persen dari penjualan barang senilai Rp40 ribu hingga Rp100 ribu. Setiap minggunya Indah mampu menjual barang sebanyak delapan unit. Hal itu disebabkan oleh kesibukan sebagai mahasiswa. “Sebetulnya usaha ini digeluti dengan intens maka hasilnya sangat memuaskan, tapi tugas sebagai mahasiswa cukup banyak,” terangnya. Hal senada juga diungkapkan Mahardika (25), salah seorang pegawai swasta di Kota Padang. “Saya memilih usaha ini karena ingin mencari penghasilan tambahan. Pendapatan saya dari kantor masih belum mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Mahardika menggeluti usaha ini sejak tiga tahun terakhir. Sama halnya dengan Indah. Ia mendapat komisi dari penjualannya sebanyak 30 persen per unit. Setiap bulannya Mahardika mendapatkan penghasilan sekitar Rp350 ribu hingga Rp500 ribu. “Lumayan untuk tambahan tabungan,” girang Mahardika. Segmen pasarnya relasi kerja dan teman sekantor. Sedangkan Indah lebih banyak mencari segmen pasar dari teman satu kosnya dan rekan mahasiswa di kampus. (ilham safutra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: