h1

Pengganti Solar, “Roni: Minyak Jelantah Hemat 22 Persen”

Juni 4, 2008

Mahasiswa Poltek Temukan Pengganti Solar, “Roni: Minyak Jelantah Hemat 22 Persen”

Rabu, 23 April 2008
Roni Kurniawan (30), mahasiswa program studi Konservasi Energi Diploma IV Politeknik Negeri Padang berhasil menyulap minyak jelatah menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif pengganti solar atau diesel. Ia berkeyakinan temuannya ini mampu menghemat penggunaan solar sekitar 22 persen. Keberhasilan penemuan yang berhasil ia rampungkan Februari 2008 lalu ini, didorong keprihatinannya atas kian menipisnya candangan minyak bumi di Indonesia yang hanya bisa bertahan sampai 18 tahun lagi. ”Berdasarkan literatur yang saya dapatkan dari berbagai sumber, cadangan minyak bumi di Indonesia hanya akan tersedia hingga 18 tahun lagi.

Sedangkan di dunia cadangan minyak bumi akan habis 30 tahun lagi. Maka selepas tahun itu semua kendaraan bermotor tidak akan dapat dioperasikan lagi,” terang Roni sembari mengatakan penelitian ini merupakan tugas akhirnya. Mengantisipasi kekhawatiran itu, Roni memikirkan bagaimana mencari BBM alternatif sejak 2007 lalu. Tapi, ia intensif meneliti sejak Februari 2008 lalu. Ia menjelaskan, minyak jelantah yang digunakan untuk kendaraan bermotor diesel atau solar itu kadarnya 100 persen. Maka tidak ada tambahan zat lain supaya kendaraan dapat dioperasikan. Saat diuji coba ayah satu orang anak ini, mesin dengan kecepatan rotasi putaran mesin (RPM) 900 setiap 100 mililiter minyak jelantah lebih hemat 22 persen. Yang mana pada saat pengujian 100 mililiter solar yang digunakan akan habis dalam tempo waktu 4, 78 menit. Sedangkan pada minyak jelantah hanya 5,84 menit.

Hasil penelitian Roni dengan menggunakan mesin kendaraan mobil Hyunday 2.500 cc empat piston. ”Sebelumnya dalam penelitian ini saya selalu dihantui rasa cemas, karena takut penelitian ini gagal total. Pasalnya biaya untuk ini sangatlah besar. Lebih dari itu, di sini saya mempertaruhkan keberhasilan untuk menyelesaikan studi di D-IV tahun ini di Poltek,” terang pria yang akan diwisuda pada Agustus depan. Ia berkeinginan Indonesia tidak lagi mengimpor BBM dari luar negeri. Sekarang saatnya Indonesia berbicara di hadapan dunia tidak lagi bergantung dengan negara luar. Saya berharap hasil analisis minyak jelantah ini dapat ditindaklanjuti pemerintah sebagai karya anak bangsa untuk menyelamatkan negara di 30 tahun mendatang tidak tergantung dengan negsara lain,” harapnya.

Bahan Bakar Nabati (BBN) minyak jelantah dapat diperbaharui, dan tidak akan pernah punah. Berbeda halnya dengan BBM yang hanya sekali tumbuh di atas bumi. Selain itu hasil pembakaran minyak jelantah dari dalam mobil akan menjadi oksigen di udara. ”Maka global warming yang ditakutkan dunia akhir-akhir ini sedikit banyaknya dapat diatasi,” ungkap Roni. Selanjutnya untuk pemakaian BBN minyak jelantah, Roni menekankan, setiap mobil solar akan dapat menggunakan benda itu tanpa harus memiliki rasa keragu-raguan. ”Pemakaian bahan ini tidak menggunakan bahan tambah lainnya. Murni seratus persen dari minyak jelantah. BBN ini mudah didapatkan di mana saja. Sebab setiap rumah pasti menggunakan migor untuk memasak, sehingga tidak perlu lagi mencari ke tempat lain,” tekan Roni yang menyelesaikan studi D-III di Poltek tahun 2003 silam.

Di samping menjadi mahasiswa Poltek sejak 2006 lalu, ia juga salah seorang mekanik utama di salah satu bengkel mobil dekat tempat tinggalnya di Kawasan Lubuk Kilangan. Sementara itu, Pembantu Direktur (PD) III Poltek Negeri Padang Sufra Yondri SST, yang dihubungi Padang Ekspres mengaku bangga dengan prestasi hebat salah mahasiswa Poltek dalam mencarikan solusi yang dihadapi bangsa. ”Keberhasilan ini jangan dibiarkan begitu saja. Pemerintah sebaiknya tanggap dengan penemuan ini. Kalau perlu hasil ini dipatenakan,” saran Pak Boyon, panggilan akrabnya di kalangan mahasiswa Poltek. (Ilham Safutra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: