h1

Warga Harapkan Perbaikan Irigasi

Juni 4, 2008

Warga Harapkan Perbaikan Irigasi

Minggu, 11 Mei 2008
Sample ImagePadang, Padek— Warga Kampung Apa Kecamatan Koto Tangah mengharapkan perbaikan irigasi pertanian. Pascajebolnya bendungan irigasi ini pada banjir besar Desember 2008 lalu, lahan pertanian tidak lagi bisa digarap dengan baik. Areal sawah banyak menjadi tadah hujan. Syamsir (55), salah seorang petani Kampung Apa yang ditemui Padang Ekspres saat acara Masak Sakampuang yang digelar Padang TV di Koto Tangah kemarin mengungkapkan hal itu. “Selama empat bulan lebih, petani tidak melanjutkan aktivitas ke sawah karena areal sawahnya tidak lagi mendapatkan irigasi,” aku pria yang telah 20 tahun lebih sebagai petani itu.

Akibat kerusakan bendungan irigasi, tambah Syamsir, petani di lahan seluas ratusan hektar tersebut mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Hal senada diungkapkan Arison (55), sejak rusaknya bendungan irigasi, ia terpaksa mencari nafkah alternatif dengan lain. “Kita berharap bendungan ini dapat segera diperbaiki,” tambahnya. Camat Koto Tangah Al Amin mengakui, akibat rusaknya bendungan irigasi, warganya banyak memburu beras miskin (raskin). “Hal ini sangat ironis sekali. Sebelumnya Koto Tangah ini banyak menyuplai kebutuhan beras Kota Padang, tapi sekarang warga tidak lagi bisa menghindar untuk  ikut menikmati raskin dari pemerintah,” terangnya.

Sample ImageKacau Gulai : Ketua DPW PAN Sumbar H.M Asli Chaidir (tiga dari kiri) dan Bendahara Umum DPP PAN Asman Abnur (kanan) mangacau gulai di acara Masak Sakampuang di Kampung Apa, Kecamatan Koto Tangah, kemarin. Turut hadir Wali Kota Padang Fauzi Bahar (dua dari kiri), Wakil Ketua DPRD Padang Z Panji Alam (kaos kuning) dan tokoh masyarakat lainnya.

Sementara itu, Masak Sakampuang di Koto Tangah  terlihat lebih ramai dari sebelumnya. Pasalnya program Padang TV jilid empat itu dihadiri sejumlah tokoh Sumbar. Di antaranya Ketua DPW PAN Sumbar H.M Asli Chaidir, Bendahara Umum DPP PAN Asman Abnur, Wakil Ketua DPRD Kota Padang  Z Panji Alam, anggota DPRD Padang lainnya, Afrizal dan Nuraini Djamil, Aljufri serta sejumlah perantau Minang. Pada saat itu, Wali Kota Padang, Fauzi Bahar, turut memberikan bantuan untuk pembangunan salah satu masjid yang terbengkalai sejak waktu lalu senilai Rp5 juta, disusul Asli Chaidir dengan jumlah yang sama, dari Z Panji Alam Rp1 juta, serta tokoh masyarakat lainnya, sehingga terkumpul sumbangan Rp20 juta.

Selain itu, juga dilakukan penyebaran benih ikan larangan 10 ribu bibit. “Bibit ikan larang ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat sekitar Kampung Apa,” ungkap Fauzi Bahar. Kegiatan Masak Sakampung jilid empat juga diwarnai dengan goro perbaikan sementara bendungan irigasi. Rencanannya goro tersebut dilakukan selama seminggu dengan swadaya masyarakat. Al Amin menambahkan, pembangunan kembali bendungan irigasi itu akan memakan dana hingga miliaran rupiah. “Semoga pemerintah kota akan menganggarkan dana untuk pembangunan irigasi ini lebih cepat,” harap Al Amin. (Ilham safutra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: