h1

Perampok Diburu ke Luar Provinsi, Ada Kaitan Pengupak ATM di Padangpanjang dan Riau

Juni 8, 2008
Minggu, 08 Juni 2008
Padang, Padek— Pelaku pengupakan mesin ATM BNI Jalan Soekarno-Hatta Padangpanjang masih diburu jajaran Polresta Padangpanjang hingga ke luar provinsi. Sebab, kejadian yang menghebohkan pihak BNI itu terjadi memiliki kesamaan modus di beberapa tempat kejadian sebelumnya.

Di antaranya di malam hari, dan melumpuhkan penjaga mesin ATM. Kapoltesta Padangpanjang AKBP Wisnu Andayana saat dihubungi Padang Ekspres kemarin menyebutkan, kejadian yang menimpa ATM BNI kemungkinan memiliki keterkaitan dengan kejadian beberapa dareah lain dan di Provinsi Riau.

“Untuk mengejar pelaku yang meraup uang tunai Rp700 juta dari brangkas, Polresta Padangpanjang melibatkan beberapa jajaran Polres Tanahdatar, Polresta Bukittinggi, Polresta Payakumbuh dan Poltabes Padang, serta Densus 88 Polda Sumbar. Jajaran Polres Padangpanjang sangat serius menyikapi hal ini. Selain itu, kita mengindikasikan kawasan Sumbar dapat dikatakan rawan tindakan perampokan bank di mesin ATM,” terang Wisnu.

Kemudian Wisnu menambahkan jajarannya telah mengantongi kemungkinan identitas pelakunya. “Kini tinggal pengejaran kemana arah pelakunya. Khusus ke Riau, kita mendapat informasi, juga terjadi pengupakan ATM beberapa waktu lalu. Hal ini sangat besar keterkaitannya,” terangnya. Lanjut Wisnu, peristiwa ini pun ada kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam. Sebab perampokan itu sangat rapi sekali.

Hingga sekarang ATM BNI masih dilingkari police line untuk dilakukan olah TKP. Kawasan itu belum diganggu, karena masih dalam tahap penyidikan. Bahkan seluruh sidik jari telah diidentifikasi. Selain itu pelaku juga menggunakan senjata api (senpi) jenis FN. Jumlah pelakunya kemungkinan lebih dari dua orang,” pungkas AKBP Wisnu Andayana.

Kejadian menimpa ATM BNI di Kantor BNI di tepi Jalan Soekarno-Hatta Kota Padangpanjang itu, pelaku sempat menjarah uang yang terdapat dalam saku satpam jaga malam itu. Kejadian sekitar pukul 02.30 WIB, pelaku penyekap satpam dan mengikat tangannya dengan kabel telepon. (ilham safutra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: