h1

PNS Mesum, Imej Buruk Korp

Juni 13, 2008

Jumat, 13 Juni 2008
Padang, Padek— Kasus penangkapan oknum PNS yang terjaring dalam operasi rutin Satpol PP Padang Rabu (11/6) mencoreng nama baik korpnya. Hal tersebut semakin membuat imej buruk masyarakat terhadap kelompok masyarakat yang sehari-harinya menyandang atribut. Selama ini PNS dipandang baik di tengah-tengah kehidupan. Hal itu diungkapkan Sosiolog dari Universitas Andalas (Unand) Damsar kepada Padang Ekspres kemarin.

Diterangkannya, oknum PNS yang tertangkap Satpol PP itu merupakan sebagian kecil dari perilaku masyarakat yang moralitasnya sudah bergeser pada nilai-nilai yang ada. Selama ini PNS dianggap sebagai golongan masyarakat yang taat azaz, taat adat, taat hukum dan taat lainnya. Bahkan, sebagian masyarakat yang profesi sebagai PNS masih dianggap golongan terhomat. “Hal ini tidak dapat dipungkiri. Seluruh manusia memiliki sikap seperti demikian.

Namun demikian yang melakukan oknum PNS, maka sangat menimbulkan citra yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya,” jelas Damsar. Damsar mengatakan kejadian tindakan mesum oknum PNS di salah satu penginapan di Kota Padang itu merupakan pergeseran moral yang harus ditindak lanjuti oleh bagian-bagian tertentu di lingkungan PNS.

Seperti halnya Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Ditambahkan Damsar, upaya pemerintah daerah memberikan siraman rohani pada jajaran PNS setiap hari Jumat selama ini belum memerlihatkan hasil yang mengembirakan. “Hampir dapat dikatakan setiap kota dan kabupaten di Sumbar ini memberikan waktu untuk PNS dalam meningkatkan intelektual emosionalnya pada Tuhan Yang Maha Esa. Ini cela bagi pemerintah terkait, yang jajarannya terperangkap Satpol PP. Hasilnya belum menggembirakan,” sesalnya.

Serahkan ke PPNS

Di tempat berbeda, Satpol PP selama dua tahun terakhir baru sekali menangani oknum PNS yang terjerat dalam operasi pekat di kawasan Kota Padang. Untuk kasus ini, oknum langsung diserahkan pada PPNS untuk disidik lebih lanjut. Kakan Satpol PP Dedi Henidal didampingi Kasi Trantib Wardimu memberikan sanksi tegas kepada masyarakat yang melanggar Perda Kota Padang.

Khusus untuk Perda tentang Pekat itu, PNS pun ditindak sesuai aturan yang ada. Selain dikenakan dengan aturan di Kota Padang, tersangka itupun mendapat sanksi dari jajaran pemerintah daerah tempatnya bekerja. Wardimu menambahkan agar setiap PNS menjaga setiap tingkah lakunya di tengah-tengah masyarakat. Sebab itu sangat mencoreng nama korp yang menaunginya. “Terkait dengan oknum yang tertangkap Rabu lalu, telah diserahkan pada pemda setempat untuk ditindak lanjuti,” tutup Wardimu. (mg7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: