h1

Perluasan Kantor Lurah Mendesak Masak Sakampuang di Alai Parak Kopi

Juni 25, 2008

Warga mencicipi hidangan saat Masak Sakampuang di Alai Parak Kopi, kemarin.
Padang, Padek– Warga Alai Parak Kopi Kecamatan Padang Utara mengharapkan Pemko Padang dapat membantu perluasan Masjid Istighfar yang dibangun masyarakat dengan dana swadaya yang kini belum rampung.
Selain itu, warga juga berharap perluasan kantor Lurah serta pembangunan jalan Alai Parak Kopi yang hingga kini pembangunannya masih terbengkalai. “Rumah ibadah ini tidak mampu lagi menampung jamaah untuk menunaikan ibadah shalat berjamaah dan kegiatan pengajian.

Begitu juga, perluasan kantor lurah sehingga tidak lagi memberikan kenyamanan dalam pelayanan kepada masyarakat,” kata Ketua RT02/RW IX Samsuardi, kepada Padang Ekspres, saat Masak Sakampuang yang digelar Padang TV bekerjasama dengan Karang Taruna Kota Padang di Alai Parak Kopi, kemarin.

Suardi menyebutkan untuk pembangunan jalan sudah memakan dana swadaya masyarakat Rp11 juta. Dana tersebut belum termasuk dari bantuan Manunggal Sakato baru-baru ini. “Warga hingga sekarang masih menginginkan jalan di Parak Kopi ini dapat selesai. Jika tidak, perekenomian akan berjalan lambat. Apalagi sebagian besar warganya menggantungkan peruntungan di Pasar Satelit Alai,” jelasnya didampingi Lurah Parak Kopi Suhardi.

Hadir Wali Kota Padang Fauzi Bahar, mantan Sekdaprov Sumbar Rusdi Lubis, mantan Kajati Sumbar Halius Hosen, Camat Padang Utara Elfian Putra Ifadi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Efrida Aziz, Pemimpin Redaksi Padang TV Firdaus, dan Lurah se-Padang Utara. Sedangkan untuk lahan tanah yang digunakan untuk perluasan jalan tersebut murni sumbangan dari warga. “Nilai tanah yang terpakai mencapai Rp800 juta,” tambah Samsuardi. Jalan tersebut telah dibangun warga sejak setahun lalu, dengan panjang 200 meter.

Tokoh masyarakat, Rusdi Lubis mengharapkan kerampungan jalan dan gedung kantor lurah yang nyaman untuk pelayanan. Sebab, di Parak Kopi warganya semakin bertambah. Setiap harinya selalu mengalami kesumpekan setiap pelayanan masyarakat. Sebab, warga yang dilayani di kantor lurah tersebut mencapai 11 ribu jiwa tersebut. “Mestinya kantor ini dikembangkan lebih besar. Kantor itu akan berpengaruh tingkat mobilitas kerja aparaturnya,” tambah mantan Sekdaprov ini.

Wali Kota Padang Fauzi Bahar, mengungkapkan menjelang Ramadhan seluruh masjid dan mushalla harus rampung direnovasi. Sebab pada bulan suci itu, banyak kegiatan terpusat. “Mulai dari tarawih, pesantren Ramadhan dan kegiatan keagamaan lainnya,” terang Fauzi Bahar. Selain Masak Sakampuang, kegiatan ini juga diwarnai turun mandi seorang balita warga Alai Parak Kopi bernama Yuli. Wali Kota Padang Fauzi Bahar, Halius Hosen, dan Rusdi Lubis ikut menyuapkan bareh randang untuknya.

Bantuan Langsung Tunai

Camat Padang Utara Elfian Putra Ifadi mengatakan telah menyalurkan dana BLT 3 ribu lebih. “Sebetulnya masih ada yang belum dapat dana BLT. Sebab data yang digunakan untuk penyaluran BLT itu dari BPS. Maka sisanya kemungkinan dapat pada tahun selanjutnya setelah diverifikasi. Selama ini di Padang Utara telah memfokuskan pembangunan daerah dengan manunggal sakato. Untuk tahun 2008, partisipasi warga dalam manunggal mencapai Rp1,4 miliar. “Dana tersebut meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak Rp1,2 miliar,” tutup Elfian. (mg7)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: