h1

Mahasiswa Miskin Diberi Kemudahan

Juli 12, 2008
Jumat, 04 Juli 2008
Padang, Padek—Calon mahasiswa dari keluarga miskin yang diterima di Universitas Andalas (Unand) tak perlu berkecil hati. Pihak Rektorat Unand berjanji memberikan keringanan dalam pendaftaran ulang. Selain mendapat dispensasi dengan membayar di belakang, juga kemudahan lainnya saat kuliah.

Rektor Unand melalui Pembantu Rektor I Prof Dr Novesar Jamarun menegaskan itu, kemarin. ”Mahasiswa miskin mesti menunjukan bukti-bukti ia miskin. Lalu, membuat pernyataan akan melakukan pembayaran di kemudian hari. Selain itu, kita akan mencari jalan untuk melunasi pembayaran yang telah ditetapkan. Yang penting calon mahasiswa itu jujur,” jelas rang Sumpurkudus, Sijunjung, ini.

Artinya, tambah Novesar, jika mereka hanya memiliki uang separohnya, maka Unand masih menerima jumlah uang tersebut dan sisa dapat diselesaikan setelah mengikuti kuliah. Intinya, tegas Novesar, tidak ada pendidikan yang gratis. Untuk tahun ini, Unand menerima mahasiswa dari jalur PMDK sebanyak 817 orang. Sedangkan mahasiswa yang diterima dari jalur SNM PTN 2.500 orang. Jumlah itu ditambah dengan penerimaan dari jalur mandiri sebanyak 1.400 mahasiswa. ”Jumlah mahasiswa yang diterima dari program mandiri tidak di semua jurusan,” jelasnya.

Mahasiswa yang diterima dengan jalur PMDK berasal dari Sumatera dan Jawa. Khusus untuk Sumbar, Unand menampung 70 persennya. Sisanya dari luar Sumbar. Hingga penutupan pendaftaran calon mahasiswa yang diterima melalui jalur PMDK kemarin, menurut Novesar sudah 700-an yang mendaftar dari 817 yang diterima. Sisanya berkemungkinan mendaftar ke perguruan tinggi lain.

Ia juga menambahkan, setiap tahunnya mahasiswa miskin di Unand diberikan beasiswa. Tahun ini Unand memiliki 25 bentuk beasiswa dari berbagai lembaga pendonor. Selain mahasiswa terkait tidak mampu, penerima beasiswa juga memiliki prestasi. Apakah secara akademik atau di lembaga kemahasiswaan. ”Setiap mahasiswa penerima beasiswa mesti aktif di salah satu unit kegiatan mahasiswa,” tegas dosen F-MIPA ini.

Bantuan Terus Mengalir

Setelah Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Padang menyerahkan bantuan untuk delapan calon mahasiswa miskin yang diterima melalui jalur PMDK di Unand, IAIN Imam Bonjol, dan Politeknik Negeri Padang, Selasa lalu (1/7). Kemarin, giliran salah seorang Hamba Allah yang memiliki usaha tekstil di kawasan Lintas Pasar Raya, Padang. Ia menyerahkan bantuan itu senilai Rp10 juta dan diterima langsung Ketua Badan Pekerja Bazda, Maigus Nasir di kediaman Hamba Allah tersebut.

Kedelapan mahasiswa itu, Ariwijaya Kusuma (Teknik Elektro Unand), Mustafa Ardi (Tarbiyah IAIN IB), Dedy Suryono (Unand), Sylvia Okvitasari (Ekonomi Unand), Lukmanul Hafiz (Teknik Mesin Unand), Fatma Arsya (Unand), Alex Wirman (Politeknik Unand) dan Roza Nelvita (Akuntansi Unand).

Ketika ditanya Padang Ekspres, Hamba Allah itu tidak bersedia menyebutkan identitasnya. “Saya orang tak bersekolah dulunya. Saya tidak mau nasib yang sama juga dialami generasi saat ini. Kedelapan mahasiswa undangan itu memiliki hak atas pendidikan. Tugas kita menyelamatkannya,” ungkapnya.

Sementara Maigus Nasir usai menerima bantuan itu mengatakan, akan membagikan bantuan tersebut pada kedelapan siswa itu. ”Dana ini kita salurkan kepada kedelapan mahasiswa tersebut secara proporsional. Apalagi bantuan yang kami berikan belum sepenuhnya menalangi semua pembayaran tersebut,” ujarnya.

5.300 Mahasiswa Terima Bantuan

Untuk Sumbar, 5.300 mahasiswa Unand dan UNP menerima bantuan beasiswa yang disalurkan September mendatang. Di Unand saja terdata 3.314 mahasiswa miskin. Mereka berasal dari keluarga kurang mampu yang belum menerima beasiswa dari sponsor lainnya. (mg7)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: