h1

Maidestal-Zahirwan Sepakat Berdamai

Juli 30, 2008
Selasa, 08 Juli 2008
Padang, Padek— Kasus dugaan penghinaan, antara Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PPP Maidestal Hari Mahesa dengan staf Kesbangpol Kota Padang Zahirwan Tanjung berakhir dengan perdamaian kemarin. Perdamaian itu dilakukan atas kesepakatan kedua belah pihak yang terjadi dari buntut pengrusakan bendera PPP pada bulan lalu (14/6). Perdamaian dilakukan di salah satu cafe kawasan Kompleks GOR Agus Salim.

Pelaporan Zahirwan Tanjung yang dilakukan Maidestal Hari Mahesa secara pribadi itu terkait adanya dugaan kasus penghinaan setelah adanya pengrusakan bendera PPP. Saat itu, Maidestal Hari Mahesa melaporkan staf Kesbangpol Kota Padang ini dengan dugaan kasus penghinaan. Maidestal Hari Mahesa saat itu tidak terima atas sikap terlapor yang mengeluarkan kata-kata yang tidak menyenangkan.

Akibatnya, Esa panggilan akrab Maidestal Hari Mahesa, meminta mempertanggungjawaban hal itu dengan melaporkan insiden ke Poltabes Padang. Laporannya tercatat dengan nomor polisi, LP/1211/K/VI/2008-Tabes dengan terlapor Zahirwan Tanjung.

“Kita tidak mau peristiwa kecil yang terjadi tempo hari menodai persahabatan yang telah dibina sejak beberapa tahun lalu. Kemudian setelah saya mendapatkan keteguhan hati ini saat usai shalat malam dan segera mengakhiri pertikaian ini,” terang Maidestal Hari Mahesa usai prosesi perdamainnya kemarin. Perdamaian itu dihadiri juga Ketua Forum Kajian Sosial (Forkas) Sumbar Sulaimon didampingi salah pengurus lainnya Yusak David.

“Kita juga berterima kasih sekali dengan adanya kesediaan dari rekan-rekan Forkas untuk menjadi mediasi pergeseran yang terjadi beberapa waktu lalu. Kita juga senang atas kesediaan Zahirwan Tanjung untuk kembali merajut persahabatan yang erat sebelumnya,” tambah Esa.

Sementara saat bersamaan, Zahirwan Tanjung yang menerima itikad baik perdamaian ini mengaku bangga dengan sikap jiwa besar seorang wakil rakyat Maidestal Hari Mahesa. “Tidak usahlah kita memperuncing masalah. Lagi pula, hal itu hanya sebuah gejolak emosi sesaat. Untuk itu, ada baiknya perselisihan selama ini diakhiri dengan persahabatan yang lebih kental,” terang Zahirwan.

Ditambahkannya, Parpol Islam di mata rakyat sangat baik. Jika parpol Islam memicu perselisihan, maka tidak tertutup kemungkinan perselisihan lebih besar di tingkat rakyat. “Mudah-mudahan setelah perdamaian ini diikuti pula niat baik dari DPW PPP Sumbar mencabut laporannya terhadap pengrusakan bendera PPP Juni lalu. Namun semua itu tergantung kebijakan pimpinan kedua lembaga,” pungkas  Maidestal Hari Mahesa diamini Zahirwan Tanjung.

Perdamaian tersebut dilanjutkan dengan pencabutan laporan nomor polisi yang sebelumnya diterima pihak Poltabes Padang. “Setelah kita sepakat berdamai, maka saya akan lanjutkan dengan mencabut laporannya di Mapoltabes Padang besok (hari ini, red). (mg7)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: