h1

Korban Tak Dapat Bantuan

Agustus 11, 2008
Kamis, 24 Juli 2008
Ketua RT: Pemko Harus Segera Turun Tangan
Sample ImagePadang, Padek— 21 Kepala Keluarga (KK) korban abrasi pantai Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, hingga kemarin belum mendapatkan bantuan. Selain itu, rasa kecemasan masih menimbulkan ketakutan mereka. Pasalnya, kondisi ombak di tempat mereka tinggal masih besar.

Pantaun Padang Ekspres di sepanjang pantai Pasie Nan Tigo kemarin, memperlihatkan kondisi sebagian besar rumah yang sebelumnya sempat diterjang ombak besar sudah ada yang rusak parah. Umumnya dapur yang mengarah ke pantai sudah menganga.

Sebagian warga di rumah lainnya, mengupayakan menutupi dinding rumahnya yang terbuka dengan papan bekas. Ini dilakukan agar bias ombak tidak masuk ke dalam rumah. Saat malam hari, ombak bisa mencapai ke daratan lebih jauh dari sebelumnya.

Erni (47), salah seorang warga RT3/RWIV kepada Padang Ekspres mengatakan ia bersama empat orang anaknya tidak dapat tidur nyenyak.  “Malam hari bias hempasan ombak cukup keras menghentak atap rumah. Akibatnya dapur rumah saya sudah dimakan ombak, pak” tutur janda beranak lima ini.

Mengantisipasi hal itu, Erni bersama keempat anaknya tidur di ruang tamu. Saat itu, ia juga diganggu dengan biasan ombak yang lewat melalui sela-sela pintu belakang rumah. “Saya tidak bisa tidur dengan tenang. Ombak mengikis pasir dan tanah,” terangnya. Bersama warga lainnya, Erni sangat mengharapkan ada pemerintah memberikan tempat relokasi. Sample Image

Hal serupa dikatakan Sopia (28). Ibu beranak satu ini sangat mengharapkan bantuan Pemko Padang. “Di sini belum punya tenda penampungan. Jika terjadi ombak besar, kemana kami akan berlindung,” tambahnya.  “Selain itu, sejak kejadian ombak besar menghantam rumah kami, belum terlihat aparat Pemko datang kesini,” ungkapnya melengkapi.

Rusak Berat : Seorang warga Kelurahan Pasia Nan Tigo sedang memperbaiki rumahnya yang rusak berat dihantam gelombang besar pada Sabtu-Minggu lalu.

Sementara, Lurah Pasie Nan Tigo yang ingin dimintai komentarnya seputar kondisi warganya, ternyata tidak dapat ditemui di ruang kerjanya. Akhirnya Ketua RT 3/RW IV Nurhayati ikut angkat bicara. “Kami dari RT belum mengetahui pihak-pihak yang memberikan bantuan,” akunya pada Padang Ekspres.

Ditambahkannya, dari 21 rumah yang rusak itu, 6 rumah di antaranya rusak berat, 11 rusak sedang, dan 11 rusak ringan.  Warga yang menjadi korban sangat membutuhkan bantuan. Baik berupa bahan bangunan atau tempat penginapan alternatif lainnya. (ilham safutra)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: