h1

Kepergok Punya WIL, Besman Bakar Istri

Agustus 15, 2008
Selasa, 05 Agustus 2008
Padang, Padek— Latarbelakang pembunuhan Eli Taman Sari (19) yang ditangani Poltabes Padang mulai menemukan titik terang. Besman (24), suami korban yang menjadi tersangka dalam kasus ini mulai buka mulut.
Besman mengaku menghabisi nyawa istrinya dipicu rasa cemburu korban pada dirinya, karena memiliki Wanita Idaman Lain (WIL).

Percekcokan yang sering terjadi antara mereka ikut mendorong Besman gelap mata. Apalagi, korban yang sedang mengidam sering meminta sesuatu yang tak bisa dipenuhi  Besman.

Kapoltabes Padang melalui Kasat Reskrim Kompol Hendri Budiman yang ditemui Padang Ekspres di ruang kerjanya kemarin mengatakan, untuk lebih mengetahui latar belakang kejadian ini, pihaknya akan terus mencari fakta-fakta lainnya.

Dari pengakuan tersangka, sebut Hendri Budiman, kejadian diawali saat tersangka berusaha meredam emosi korban, karena ngidam-nya tidak kesampaian. Saat ngidam, korban minta dibelikan ayam goreng KFC dan HP. Namun tidak dipenuhi tersangka. Hampir bersamaan, tiba-tiba masuk pesan pendek (SMS, red) ke HP tersangka. Ketika itu korban melihat isi SMS dari perempuan lain. Akibatnya tersangka semakin marah.

”Berkemungkinan di sinilah puncak konflik antara Besman dengan istrinya, Eli Taman Sari. Merasa tidak senang dengan kemarahan korban, tersangka mencari alternatif lain supaya istrinya tidak marah-marah lagi,” terang Kasat ini lagi.

Hendri juga mengatakan, hasil pemeriksaan psikologi terhadap tersangka,  hingga kini menunjukan tidak mengalami gangguan apapun. “Selama ini kita mencoba untuk memastikan kondisi psikologi tersangka. Ternyata, Besman yang membunuh Eli dengan semburan bensin, minyak tanah dan air keras tidak mengalami gangguan kejiwaan.

Tersangka masih normal dan sangat menyesali perbuatannya. Buktinya selang beberapa saat setelah menyemburkan minyak ke tubuh korban, ia tersadar dan berusaha menyalamatkan korban, meskipun rupa korban dalam kondisi parah. Alhasil tersangka juga mengalami luka bakar di bagian lengannnya,” beber Hendri.

Eli Taman Sari, tewas pada Selasa (29/7) lalu, setelah menjalani perawatan intensif di RSUP M Djamil Padang. Pada saat penguburan korban di pemakaman keluarga, tersangka berusaha kabur dari incara polisi. Akibatnya satu hari berselang, Besman diringkus di rumah orangtuanya di kawasan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah. Tersangka awalnya diamankan di Mapolsek Nanggalo, kemudian dilimpahkan ke Mapoltabes Padang. (mg7)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: