h1

Sepakrago Fauzi Bahar Cup Berakhir

Agustus 30, 2008
Rabu, 13 Agustus 2008
Padang, Padek— Tim PNTB Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah kelaur sebagai juara Kejuaraan Sepakrago Fauzi Bahar Cup. Kemudian disusul runner up Tim IPTA tanjung Aur, dan juara ketiga Timtenda Biru Aie Pacah. Sedangkan juara favorit diraih tuan rumah, Tim Nan Manggarik Batipuh Panjang.

Permainan rakyat tradisional sejak satu dasawarsa terakhir mulai ditinggalkan masyarakat Sumbar, yang memadukan unsur seni silat dan tari ini kerap tak dikenal lagi anak-anak Minangkabau, terutama di kawasan perkotaan, ditutup Walikota diwakili Camat Koto Tangah Al Amin.

Kejuaraan yang berlangsung sejak Minggu (27/7) dan berakhir kemarin, kembali mempopulerkan kesenian tradisi anak nagari tersebut. Buktinya kejuaraan yang belangsung selama 17 hari diikuti 40 tim sepakrago dari segala penjuru Kota Padang. Ironisnya dari seluruh peserta tersebut, lebih didominasi Kecamatan Kototangah, Pauh, Nanggalo, Kuranji, Lubeg dan Luki. Sedangkan kecamatan lainnya nyaris tidak mengirimkan utusannya.

Menurut Al Amin, permainan tradisi sepakrago ini mesti dibudayakan lagi. Pasalnya, permainan ini cikal bakal permainan sepak takraw. “Di permainan sepakrago ini menunjukan suatu kebersamaan orang yang memainkannya. Sebab dalam permainan ini pemain diharuskan mengendalikan bola di atas udara. Semakin lama bola berada di udara semakin indah permainan tesebut,” kata Al Amin.

Ditambahkannya, permanian sepakrago menggabungkan unsur silat tardisi dan tari tradisi. “Dulunya, setiap pemain sepakrago banyak menguasai silat. Di setiap sanggar silat selalu mempelajari rago. Dengan itu sepakrago tidak bisa dipisahkan dengan silat,” terang Al Amin.

Di tempat yang sama, sekretaris panitia pelaksana Ruri Jusvira berharap permainan olahraga ini dapat diperlombakan pada Pekan Olahraga Daerah (Porda). “Usaha itu mesti diiringi dengan memasyarakatkan kembali olahraga ini di tengah masyarakat,” kata Ruri.

Dikatakan Ruri hingga saat ini kesenian sepakrago di Kota Padang lebih banyak dikenal anak muda kawasan Kototangah dan Pauh. “Jika olahraga ini telah semarak cabang olahraga lainnya, maka sepakrago akan didaftarkan di Koni,” inginnya.

Kejuaraan tersebut terselenggara atas kerjasama antara pemuda Kampuang Jambak Kelurahan Batipuh Kecamatan Koto Tangah dengan perusahaan rokok kretek Lintang Enam. Hadir pada penutupan itu Dandim 0312 Letkol Harris Sarjana, Camat Kototangah, Area Manager Lintang Enam Yosi Rubianto, pemuka masyarakat setempat, dan tuo-tuo silek daerah setempat. (mg7)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: