h1

Kecelakaan, Kloter 6 Terlambat 28 Jam

Desember 28, 2008
Selasa, 23 Desember 2008
Padang, Padek—Sebanyak 272 orang jamaah haji asal Provinsi Bengkulu di kloter 6 mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kemarin, sekitar pukul 11.25 WIB. Jamaah tersebut terlambat sampai di tanah air selama 28 jam. Rombongan sebetulnya dijadwalkan sampai di BIM pada Minggu (21/12), pukul 07.55 WIB.

Keterlambatan tersebut disebabkan kecelakaan pesawat Garuda yang membawa jamaah haji kloter 5 dua hari lalu. Akibat kecelakaan itu, jamaah kloter ini terpaksa menunggu pesawat itu kembali ke Jeddah menjemputnya.

”Keterlambatan tersebut merupakan imbas dari keterlambatan dari pesawat yang membawa jamaah haji di kloter lima. Kendati demikian, hal tersebut merupakan sebuah ujian bagi jamaah haji. Sebab, para panitia telah berusaha semaksimal mungkin menjalani proses pelaksanaan ibadah haji dengan semaksima mungkin. Akan tetapi Allah SWT melakukan kehendak lain,” ujar Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumbar Japeri Jarap, kemarin.

Pantauan Padang Ekspres, keterlambatan tersebut ternyata berdampak pada jamaaah. Saat mendarat, mereka lebih banyak diam dan tidak memerlihatkan wajah gembira.

Disebutkan Japeri, keadaan jamaah haji demikian merupakan hasil pemahaman jamaah yang didapatkan dari panitia haji di Jeddah. Kabid Hazawa Kanwil Departemen Agama (Depag) Sumbar itu berharap kejadian yang menimpa kloter 5 tidak terulang kepada kloter selanjutnya.

Menanggapi penilaian dari masyarakat bahwa pelayanan pada pelaksanaan haji tahun in terburuk dari lima tahun terakhir, di anggap Japeri bukan kesalahan dari panitia, melainkan dipicu oleh faktor-faktor lain di luar dugaan panitia. “Selama ini PPIH Sumbar telah berupaya telah melaksanakan proses pemberangkatan dan pemulangan haji secara maksimal sebagaimana ditentukan dalam protap haji. Sedangkan masalah di luar Embarkasi merupakan masalah kinerja dari panitia dari pusat. PPIH hanya bisa memberikan pernyataan sikap kepada Depag pusat untuk menyikapi segala masalah haji selama ini,” tutur Japeri.

Terpisah, PPIH Koordinator transportasi Hery Zulman yang dihubungi Padang Ekspres mengatakan kepulangan haji kloter 6 tidak mengalami masalah seperti halnya kloter 5. Hanya saja kloter 6 mendapatkan ibas terkerlambatan waktu dari kloter sebelumnya.

Pesawat yang digunakan untuk pemulangan haji dari Embarkasi Padang merupakan pesawat yang sebelumnya digunakan keberangkatan jamaah haji dari Embarkasi Balikpapan. Penukaran tersebut merupakan kebijakan dari  pihak Garuda Indonesia sebagai pelaksana pemberangkatan dan pemulangan jamaah.

General Manager (GM) Garuda Indonesia Padang Erwin Suharja, mengatakan dampak dari kecelakaan pesawat Garuda Indonesia di Jeddah, Jumat lalu hanya penundaan penerbangan. Sebab, kecelakan mengakibatkan penundaan keberangkatan pada jamaah haji di kloter sebelumnya.

Ditegaskan Erwin, ketika kecelakaan lalu itu tidak ada mengakibatkan korban jiwa, karena waktu itu jamaah haji belum masuk ke dalam pesawat. Selanjutnya permasalahan lain akibat penundaan kepulangan karena kepadatan pesawat di runway Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. “Di Jeddah pesawat kita terpaksa menuggu giliran take off selama 5 jam. Pesawat dari seluruh negara sama-sama terburu-buru untuk pulang ke daerah masing-masing,” ujar Erwin. Erwin berharap kepada keluarga jamaah untuk tetap bersabar menunggu kedatangan jamaah haji sampai di tanah air.

Sementara pada pemulangan kemarin, pesawat membawa 272 jeregen air zam-zam, bagasi sebanyak 233 koli dan masih tertinggal barang bagasi sekitar 39 koli lagi. Begitu juga dengan berat barang bawaan jamaah yang dibawa pesawat seberat 9, 6 ton. (i)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: