h1

Masuk Gereja Lewati Metal Detektor

Desember 28, 2008
Rabu, 24 Desember 2008
Padang, Padek—Umat kristiani merayakan Natal, besok (25/12). Demi menjaga keamanan hari besar itu jajaran Poltabes Padang melakukan operasi pengamanan di seluruh gereja yang dikenal Operasi Lilin Tahun 2008. Selain pengamanan untuk Natal juga untuk Tahun Baru.

Kabag Operasi Poltabes Padang Kompol Syafnil saat dihubungi Padang Ekspres mengatakan Operasi Lilin dilakukan sejak hari ini (24/12) hingga Jumat (26/12). Jumlah personil yang diturunkan 245 orang. Semuanya terdiri dari seluruh kesatuan, mulai dari Samapta, Poltantas, Reskrim, dan Intel. Jumlah tersebut diperkuat juga dari jajaran Satuan Brimob Polda Sumbar.

Dikatakan Kompol Syafnil, pengamanan tersebut dilakukan dengan cara dua shift. Setiap regu terdiri dari 10 orang. Semua personil disebar di seluruh gereja yang berada di Kota Padang. Operasi Lilin dilakukan juga untuk mengantisipasi terjadinya tindakan terorisme.

Selain itu, lanjut Syafnil mengantisipasi terjadi penyusupan orang melakukan tindakan kejahatan di dalam gereja, setiap orang yang masuk ke gereja dilakukan pemeriksaan oleh jajaran Brimob dengan menggunakan alat Handheld Metal Detector. Alat tersebut berfungsi untuk mendeteksi benda logam.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya setiap perayaan Natal, Kota Padang masih dapat dikatakan kota cukup aman. Pada pengamanan tersebut aparat lebih dikonsentrasikan di gereja-gereja dan kawasan pemukiman warga Kristiani,” kata Syafnil.

Pendirian Pos

Untuk menyambut Tahun Baru 2009, jajaran Poltabes Padang melakukan pengamanan lebih ketat. Pengamanan Tahun Baru dilakukan sejak Senin (30/12) dan berakhir Jumat (2/1-2009). Pengamanan tahun baru dilakukan tidak hanya di gereja, melainkan di tempat-tempat keramaian lainnya, seperti di plasa, hotel-hotel berbintang, dan pusat-pusat pariwisata.

Saat pengamanan itu aparat kepolisian melakukan pengaman sistem buka tutup, yaitu pengamanan dari polisi berpakaian seragam dan berpakaian preman. Tata pelaksanaannya pun tidak jauh beda pada saat pelaksanaan Natal dengan cara dua shift dengan satu shift setiap regunya terdiri dari 10 orang personil.

Kasatlantas Poltabes Padang AKP Arief Budiman mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan lebih tinggi melakukan pengalihan arus lalu lintas. Tak hanya itu saja di kawasan Jalan Samudera didirikan tiga pos. Ketiga pos itu ditempatkan di sekitar Simpang Olo Ladang, Danau Cimpago dan Simpang Puja Sera atau di depan Dinas Pariwisata.

“Pendirian tiga pos tersebut untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan lalu lintas. Daerah-daerah di sekitar jalan tersebut nantinya akan dipadati pengendara sepeda motor dan mobil. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan, maka angka kecelakaan akan ikut  meningkat. Akan tetapi peningkatan kecelakaan itu tidak terlalu besar,” ujar Arief. (i)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: